TerabasNews, Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di tujuh kecamatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin ketersediaan bahan pokok strategis bagi masyarakat, Selasa (9/9).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri pada rapat koordinasi melalui Zoom Meeting, Jumat (5/9), yang juga diikuti langsung oleh Penjabat Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Unu Ibnuddin.
“Hari ini kita mendistribusikan total 7,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke tujuh kecamatan. Masing-masing kecamatan mendapat satu ton, kecuali Kecamatan Gabek yang memperoleh 1,5 ton,” kata Juhaini.
Adapun sebaran beras tersebut yaitu di Kecamatan Taman Sari, Rangkui, Gerunggang, Bukit Intan, Pangkal Balam, dan Girimaya masing-masing satu ton, serta Kecamatan Gabek 1,5 ton.
Selain beras, pemerintah kota juga menyediakan minyak goreng dan gula pasir khusus di Kecamatan Girimaya dan Gabek. Komoditas tersebut meliputi 120 liter minyak goreng atau 10 karton serta 50 kilogram gula pasir.
Untuk harga, beras SPHP dijual Rp58.000 per kemasan 5 kilogram, minyak goreng Rp31.000 per kemasan 2 liter, sedangkan gula pasir Rp18.000 per kilogram atau Rp35.000 per 2 kilogram.
Menurut Juhaini, GPM merupakan strategi pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi sekaligus memberikan akses kepada masyarakat agar bisa membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Kami berharap kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi harga pangan yang fluktuatif. Dengan adanya GPM, masyarakat bisa membeli beras, minyak, dan gula lebih murah dibanding harga pasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah kota akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi agar gerakan pangan murah bisa digelar secara berkesinambungan, sehingga stok pangan masyarakat tetap aman dan harga tidak melonjak signifikan.
“Gerakan pangan murah ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok selalu tersedia dan terjangkau,” katanya menegaskan.
Pemkot Pangkalpinang menargetkan kegiatan serupa akan digelar secara rutin dengan cakupan wilayah lebih luas, sesuai hasil evaluasi kebutuhan masyarakat di lapangan.
TerabasNews, BANGKA BARAT -- Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro,…
TerabasNews, BANGKA BARAT — PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, beserta ibu Noni Hidayat Arsani,…
TerabasNews, BANGKA TENGAH - Kesal karena kebunnya terus menjadi sasaran pencurian, seorang pemilik kebun sawit…
TerabasNews, BANGKA BARAT -- Setelah sebelumnya menggelar Forum Group Discussion (FGD) pembaruan Dokumen Rencana Induk…
TerabasNews, PANGKALPINANG -- Sebanyak 63 pelajar dinyatakan lolos seleksi administrasi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH…