Categories: Daerah

Peduli Pendidikan, Basit-Dede Tegaskan Tak Boleh Lagi Ada Anak Putus Sekolah di Pangkalpinang

TerabasNews, Pangkalpinang – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Basit Cinda-Ustad Dede Purnama menginginkan seluruh anak usia sekolah di Kota Pangkalpinang bisa mendapatkan akses pendidikan dan pengajaran terbaik. Tak boleh lagi ada anak putus sekolah.

Kisah anak putus sekolah di Kota Pangkalpinang ini, bukanlah isapan jempol. Dalam kelulusan tingkat SD dan SMP tahun 2025 ini, terdapat lima anak yang terpaksa tidak lulus, karena telah berhenti sekolah.

“Kita bisa baca di media massa, ada lima anak di Kota Pangkalpinang yang tahun ini tidak lulus karena ternyata mereka telah putus sekolah. Tiga di SD dan dua di SMP. Mereka warga Kota Pangkalpinang, generasi muda kota dan bangsa ini. Harus kita bantu selamatkan, mereka aset bangsa,” ujar cawako Basit Cinda, Rabu, 16 Juli 2025.

Sebagai langkah konkret dan solutif, tim relawan BERBENAH telah dikerahkan dan bertemu dengan keluarga anak-anak putus sekolah itu.

“Anak-anak ini, sekali lagi adalah generasi emas negeri kita. Harus kita bantu selamatkan masa depannya. Kalau mau masuk pesantren, kita ada pesantren yang siap menampung,” ujarnya.

Dikatakannya, pendidikan tak boleh lagi menjelma sebagai sesuatu yang mahal. Pendidikan, terutama dasar dan menengah harus bisa diakses oleh seluruh warga usia sekolah. Untuk di bidang pendidikan dan lainnya, pasangan BERBENAH punya program yang gratis, mudah, dan murah.

“Doakan kami berdua dengan Ustad Dede bisa terpilih. Sehingga bisa membenahi sektor pendidikan. Karena yang terpenting dari kota itu adalah membangun sumber daya manusianya, kita tidak mau hal esensial ini sampai dinomorsekiankan, ini harus menjadi prioritas. Semua anak harus sekolah dan hingga lulus,” ujar tokoh muda karismatik ini.

Memasuki tahun ajaran baru yang telah berjalan kurang dari sepekan ini, dikatakannya, telah banyak aduan yang disampaikan warga melalui Anggota DPRD Kota yang ada di dalam koalisi pasangan BERBENAH, tentang kesulitan mendapat akses sekolah lanjutan di tingkat SMP, menurutnya harus secepatnya dibenahi. Masih banyak anak-anak yang akan melanjutkan SMP, namun masih belum sekolah karena tak mendapat tempat di sekolah yang dituju.

“Ke depan, tentu saja sekolah-sekolah harus kita tambah. Misalnya di Selindung, ada lahan yang bisa digunakan untuk membangun SMP Negeri,” ujarnya. (*)

TerabasNews

Recent Posts

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Babel Noni Hidayat Arsani Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

TerabasNews, PANGKALPINANG – Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menghadiri peringatan…

21 mins ago

Hari Anak Nasional, PT TIMAH Bekali Guru dan Orang Tua untuk Dorong Kemandirian Belajar Anak Berkebutuhan Khusus

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Dalam momentum Hari Anak Nasional 2026, PT TIMAH (Persero) Tbk menggelar Seminar…

17 hours ago

GHES 2026: Tegaskan Komitmen, PLN Terus Bangun Ekosistem Hidrogen Nasional

TerabasNews, Jakarta, 23 Juli 2026 - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan Energi…

17 hours ago

UBB Gelar Seminar Nasional Logam Tanah Jarang: Dorong Penguasaan Teknologi dan Hilirisasi Bernilai Tambah di Bangka Belitung

TerabasNews, PANGKALPINANG – Universitas Bangka Belitung (UBB) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema "Logam Tanah Jarang…

19 hours ago

Menemani Tumbuh Kembang Anak di Lingkar Tambang, PT TIMAH Hadirkan Dukungan dari Pendidikan hingga Kesehatan

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Setiap anak memiliki proses tumbuh kembangnya masing-masing. Ada yang belajar mengenal dunia…

22 hours ago

Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan di Hari Anak Nasional

TerabasNews, Jakarta – Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 menjadi momentum bagi PT Jasa Raharja (Persero)…

22 hours ago