Categories: OpiniPendidikan

Profesi akuntan di Tengah ancaman otomatisasi : Ancaman atau Peluang?

Oleh : Tania sopiawati

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat dalam satu dekade terakhir telah mengubah cara dunia bekerja. Otomatisasi, kecerdasan buatan (AI), dan machine learning telah mengambil alih banyak tugas-tugas manual dan berulang yang sebellumnya dikerjakan manusia. Profesi akuntansi selama ini identic dengan pekerjaan yang sistematis dan penuh aturan, termasuk yang paling terdampak oleh fenomena ini. Ini menimbulkan pertanyaan di benak orang : apakah profesi akuntan akan tergantikan oleh teknologi?

Pernyataan ini sangat wajar. Saat ini, software akuntansi dapat mencatat transaksi, Menyusun laporan keuangan, bahkan melakukan analisis dasar dalam waktu yang singkat dan Tingkat akurasi yang tinggi. Efisiensi yang ditawarkan tentu sangat menguntungkan bagi Perusahaan. Namun dibalik kemajuan ini, kita perlu melihat peran akuntan secara lebih menyeluruh.

Akuntansi bukan semata soal pencatatan angka. Ia adalah Bahasa bisnis yang memerlukan pemahaman konteks, pertimbangn professional, serta etika dalam penerapannya. Keputusam mengenai pengakuan pendapatan, pemgukuran asset, atau penyajian informasi keuangan tidak bisa mengandalkan system. Dibutuhkan akunta yang mampu membaca situasi, menganalisis risiko, serta memberikam pandangan strategis kepada manajemen.

Dengan kata lain, teknologi memang menggantikan Sebagian pekerjaan secara teknis, tetapi bukan menggantikan profesi akuntan secara keseluruhan. Justru, di era digital ini, akuntan berpotensi menjadi lenih strategis dan lebih dibutuhkan. Peran mereka akan bergeser dari pencatat transaksi menjadi penasihat bisnis, dari teknisi laporan menjadi analisis informasi yang mendalam.

Namun tentu saja, perubahan ini menuntut adaptasi. Para akuntan perlu meningkatkan kompetensi di bidang teknologi, data analytics, serta komunikasi bisnis. Pemahaman terhadap system informasi akuntansi, dasar keamanan data, hingga tren sustainability reporting menjadi nilai tambah yang sangat relevan.

Pendidikan tinggi dan Lembaga sertifikasi juga me miliki peran penting dalam prosess transformasi ini. Kurikulum harus lebih reponsif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Mahasiswa akuntansi perlu dibekali dengan tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga cara berpikir kritis, kolaboratif, dam etis.

Maka daripada melihat otomatisasi sebagai ancaman, kita dapat memaknainya sebagai peluang untuk tumbuuh dan memperkuat nilai profesi akuntan di Tengah arus perubahan. Teknologi seharusnya menjadi alat bantu yang memungkinkan kita bekerja lebih efektif, bukan menjadi pengganti yang menghapus peran manusia sepenuhnya.

Kesimpulanya, profesi akuntansi tidak sedang menuju kepunahan. Ia sedanng berevolusi. Dan seperti halnya setiap bentuk evolusi, ,mereka yang mampu beradaptasi akan menjadi pionir di masa depan. Akuntan masa depan bukan hanya “pengisi laporan” tapi navigator bisnis.kita akan membantu Perusahaan membaca peta keungan dan mengambil arah yang tepat. Mesin bisa membantu kita bergerak lebih cepat tapi Keputusan dan nila

TerabasNews

Recent Posts

Melayani Sepenuh Hati, Jasa Raharja Perkuat Edukasi Keselamatan dari Lingkungan Korban

TerabasNews, Jakarta, 28 November 2025 – Jasa Raharja terus menghadirkan pendekatan barudalam upaya menekan angka…

18 hours ago

Dewan Pertahanan Nasional Tinjau Program MBG di Kabupaten Belitung, PT TIMAH Serahkan Bantuan Peralatan Makan dan Alat Tulis untuk Siswa SDN 24 Tanjungpandan

TerabasNews, BELITUNG -- PT TIMAH Tbk mendukung program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber…

20 hours ago

Mobil Sehat PT TIMAH Hadir di Teluk Uma, Warga Antusias Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis

TerabasNews, KARIMUN -- PT TIMAH Tbk kembali menunjukan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui…

20 hours ago

Gubernur Hidayat Arsani Apresiasi Pelaksanaan Rakerda Partai Demokrat untuk Dukung Pembangunan Babel

TerabasNews, PANGKALPINANG - Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terhadap aktivitas…

21 hours ago

Mengurai Hambatan Hilirisasi Timah: Gagasan Segar Dr Ichwan Azwardi dalam Buku Terbarunya

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Kegelisahan intelektual dan pengamatannya terhadap berbagai diskusi mengenai hilirisasi mineral tambang menjadi…

21 hours ago

Ketika Kulit Sapi Jadi Peluang, Perjalanan Kerupuk Kulit Sapi WanMiQ Bersama PT TIMAH Tbk

TerabasNews, PANGKALPINANG -- Keinginan sederhana untuk menikmati kerupuk kulit sapi justru menjadi awal perjalanan usaha…

1 day ago