Tegas dan Rasional

Tambah Pasokan Pangan Menjelang Nataru, Bangka Tengah Panen Cabai Merah Dan Ikan Air Tawar

0 882

TerabasNews – Pasokan aneka cabai diperkirakan akan terus meningkat menyusul panen di Bangka Tengah. Sebelumnya, terdapat 7 kelompok tani, antara lain Kelompok Tani (Poktan) Tunas Baru Desa Lubuk Pabrik, Poktan Tunas Baru Desa Lubuk Pabrik, Poktan Karya Bersama Desa Perlang, Poktan Pemuda Tani Mandiri, Poktan Tunas Ilir Jaya Desa Kulur Ilir, Poktan Pelita Bangka, Asosiasi Petani Cabai Belitung Timur, dan Poktan Dukong Jaya Belitung yang telah memasuki masa panen. Hingga Januari 2024 total panen diperkirakan dari kelompok tani tersebut sebesar 47,2 ton. Tambahan pasokan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Nataru.

Bank Indonesia turut menyaksikan panen tersebut dan menyambut baik upaya pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam meningkatkan produksi cabai lokal, di tengah tren kenaikan harga cabai yang per hari ini (7/12) mencapai Rp103.150. Bangka Tengah merupakan salah satu kabupaten yang menjadi sentra hortikultura dan memiliki peran strategis sebagai pemasok terdekat dengan Kota Pangkalpinang yang dihitung inflasinya oleh BPS. Wakil Bupati Bangka Tengah, Era Susanto, turut hadir dalam panen bersama. Dalam sambutannya, Era Susanto menyampaikan dukungan terhadap program pengendalian inflasi serta mengarahkan pemetaan pengembangan komoditas unggulan di setiap desa di Bangka Tengah.

Di hari yang sama, dilakukan juga panen ikan air tawar Pokdakan Pinang Raya, Kabupaten Bangka Tengah. Pokdakan Pinang Raya merupakan kelompok yang mendapat dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BI Babel) dalam pengolahan pakan mandiri dan pembibitan. Kelompok ini telah mendapatkan Sertifikat Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB) dan Sertifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dari Kemenkomarves.

Kelompok tersebut telah 15 tahun membudidayakan berbagai jenis ikan air tawar antara lain nila, gurame, bawal, patin, dan lele. Dukungan Bank Indonesia terhadap budidaya ikan air tawar diharapkan dapat meningkatkan subtitusi konsumsi masyarakat dari ikan air laut ke ikan air tawar. Secara historis, ikan air laut selama ini kerap menjadi salah satu penyumbang inflasi Bangka Belitung. Total ikan yang dipanen (7/12) sebanyak 1.7 ton yang terdiri dari 1.2 ton ikan nila dan 0.5 ton ikan bawal. Bangka Tengah merupakan produsen ikan air tawar.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemerintah Daerah, dan mitra strategis lainnya dalam memperkuat inovasi-inovasi program ketahanan pangan sehingga produksi pangan lokal terus meningkat. Melalui program tersebut, Bank Indonesia dan TPID berharap angka inflasi tahun 2023 tetap berada dalam sasaran target nasional yaitu sebesar 3+1%.

Leave A Reply

Your email address will not be published.