Foto : Ilustrasi (Istimewah)
Terabasnews, Bangka Tengah – Keluarga korban mempertanyakan lambatnya penanganan kasus persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi di Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah beberapa waktu.
Kasus persetubuhan anak dibawah umur tersebut melibatkan sepasang remaja dibawah umur, dengan tersangka utama K warga Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung.
“Kami dari keluarga korban mempertanyakan kenapa penanganan hukum kasus ini lambat, sedangkan tersangka sudah ditangkap dan ditahan oleh Polisi,” ujar i salah seorang keluarga korban, Jum’at (24/2/23).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah AKP Wawan Suryadinata, mengatakan, untuk semua berkasnya sudah kita serahkan ke kejaksaan dan menunggu petunjuk selanjutnya.
“Untuk berkasnya sudah kami kirimkan ke kejaksaan, dan sudah kami juga menerima P 19 nya, sedangkan 17 poin yang harus dilengkapi kami upayakan maksimal untuk melengkapi keseluruhan poinnya,” ujarnya
Terpisah Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Agung Dhedi Dwi Handes, mengatakan, saat ini untuk kasus persetubuhan anak dibawah umur pihaknya masih memberi petunjuk kepada penyidik.
“Masih diberi petunjuk kepada penyidik, untuk upaya restitusi atau ganti kerugian buat korban,” ucapnya melalui pesan WhatsApp. (Yan)
TerabasNews, PANGKALPINANG -- Puluhan mahasiswa program studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya tampak antusias…
TerabasNews, BANGKA SELATAN -- Setengah abad perjalanan PT TIMAH (Persero) Tbk terus berbagi kebahagiaan bersama…
TerabasNews - Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Juli 2026…
TerabasNews, Jakarta, 3 Agustus 2026 – PT PLN (Persero) bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN)…
TerabasNews, BANGKA SELATAN - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Aston Emidary Bangka Hotel & Conference Center secara resmi merayakan peringatan ulang…