Categories: Ekonomi

Jamin Pasokan Listrik Pulau Bangka Makin Andal, Direktur Manajemen Proyek dan EBT PLN Melakukan Pengecekan di Landing Point Sistem Kabel Laut

TerabasNews, Bangka, 26 Desember 2022 – Setelah berhasil mengoperasikan kabel bawah laut, line ketiga (sirkit III) jaringan interkoneksi Sumatera – Bangka pada awal Desember 2022 lalu, hari ini PT PLN (Persero) Kantor Pusat, PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung dan PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Selatan, mengecek langsung landing point kabel laut di Muntok, Bangka Barat.

Interkoneksi bertegangan 150 kiloVolt (kV) ini, dipastikan akan semakin memperkuat keandalan pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto, mengungkapkan rasa terima kasih kepada PLN UIW Babel dan PLN UIPSBS yang telah menjalankan pengoperasian kabel listrik bawah laut terpanjang di Indonesia ini dengan baik dan lancar.

Interkoneksi ini diharapkan tak hanya mampu meningkatkan keandalan listrik, tetapi juga menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) ketenagalistrikan dan lebihnya difungsikan untuk mendorong perekonomian masyarakat khususnya Pulau Bangka.

“Kabel bawah laut terpanjang di Indonesia dengan panjang 36 kilometer ini akan membawa dampak yang baik bagi pertumbuhan ekonomi di Bangka. Interkoneksi ini diharapkan tak hanya mampu meningkatkan keandalan listrik tetapi juga dapat mengurangi pembangkit berbahan bakar minyak dan berpeluang menambah potensi pelanggan yang ada,” ungkap Wiluyo.

Wiluyo juga menjelaskan, selain sebelumnya PLN mengoperasikan kabel bawah laut line ketiga, sekarang dengan pemberian tegangan line kedua interkoneksi kabel bawah laut 150 kV Sumatra – Bangka ini akan memberikan tambahan daya sebesar 200 Megawatt (MW) ke arah Bangka dan akan dinaikkan terus secara bertahap.

“Saat ini kita mengoperasikan transfer kabel sebesar 82 Megawatt (MW) dan akan dinaikan terus seiring penambahan pelanggan di pulau Bangka,” kata Wiluyo.

General Manager PLN UIP SBS Muhammad Dahlan Djamaluddin menjelaskan, pengoperasian sistem interkoneksi ini juga sejalan dengan komitmen PLN dalam mengurangi emisi karbon.

“Dengan sistem interkoneksi ini, PLN semakin mantap untuk menonaktifkan secara bertahap Pembangkit Listrik berbahan bakar minyak yang ada di Bangka, agar dapat sesegera mungkin memenuhi target nett zero emission,” ujar Dahlan.

Sementara itu, General Manager PLN UIW Babel Ajrun Karim menjelaskan, upaya yang dilakukan PLN saat ini sebagai wujud mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini merupakan wujud dan komitmen PLN, masyarakat Bangka tidak perlu lagi risau kekurangan pasokan listrik, karena dengan adanya backup yang semakin andal dari sistem kelistrikan Sumatera,” pungkas Ajrun.

TerabasNews

Recent Posts

Wujudkan Pelayanan Prima, Gubernur Hidayat Arsani Serahkan Dana Hibah untuk Jemaah Haji 2026

TerabasNews, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani kembali menunjukkan komitmen nyata dalam…

6 hours ago

Berawal dari Pangkalan Gas, Kini Usaha Bohal Sinaga Makin Bersinar Bersama PT TIMAH

TerabasNews, BANGKA -- Usaha milik Bohal Sinaga, pemilik Toko Cahaya Terang di wilayah Jalan Raya…

7 hours ago

Wakil Bupati Bangka Selatan Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 8

TerabasNews, Bangka Selatan - Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, melepas keberangkatan 37 jemaah…

7 hours ago

PLN Peduli Dorong UMK Naik Kelas Lewat Pelatihan Ads Digital di Bangka Belitung

TerabasNews, PANGKALPINANG — PLN melalui program PLN Peduli terus mendorong pelaku Usaha Mikro dan Kecil…

7 hours ago

Dorong UMK Naik Kelas, PLN Peduli Gelar Sarasehan Branding dan Copywriting di Bangka Belitung

TerabasNews, PANGKALPINANG — PLN melalui program PLN Peduli kembali mendorong peningkatan daya saing Usaha Mikro…

7 hours ago

Polda Bangka Belitung Tetapkan Oknum PNS Sebagai Tersangka Kasus Pembakaran Kantor Dishub

TerabasNews, PANGKALPINANG – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung secara resmi menetapkan tersangka dalam kasus…

13 hours ago