Categories: Daerah

Terkait Pengeras Suara, Forkopimda Aceh Barat Dan Para Tokoh Pemeluk Agama Satu Suara

TerabasNews, Aceh Barat – Urai polemik pembatasan volume suara adzan, Forkopimda Aceh Barat bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) melaksanakan Rapat Koordinasi merespon sekaligus menyikapi Surat Edaran Menteri Agama RI tentang penggunaan pengeras suara di Masjid dan Mushollah. Rapat digelar di Ruang Kerja Bupati Jalan Gajah Mada Desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan, Selasa (8/3/2022)

Rapat Koordinasi ini langsung dihadiri oleh Bupati H. Ramli MS, Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P., Kasat lntel Polres Aceh Barat lpda Jolly Ronny Mamarimbing, S.H., Asisten 1 Sekdakab Aceh Barat Drs. Said Fauzi, Kajari Firdaus, Kasi Binmas Kemenag Aceh Barat Muhammad Zafar, serta perwakilan ulama dan pengurus Agama non muslim.

Dalam diskusinya, Bupati Ramli MS mengajak seluruh pemangku Agama untuk bijak dan tidak terprovokasi terkait aturan volume suara adzan ini. Sebab, belakangan ini masyarakat khususnya di Aceh Barat tidak pernah terpengaruh atau mempermasalahkan volume adzan.

“Selama ini Kita tidak pernah menemukan keluhan dari masyarakat terkait volume suara adzan. Termasuk Agama minoritas yang ada di Aceh Barat tidak ada yang terganggu suara adzan di Masjid maupun Musholla yang ada disekitar tempat tinggalnya. Jadi Kita memutuskan kumandang suara adzan seperti biasa, namun tetap menjaga sikap toleransi”, ujar Bupati

Kendati demikian, Dandim 0105/Abar Letkol lnf Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P., meminta kepada Tokoh Agama atau Pengurus masjid dan Musholla untuk tetap mengetahui apa isi Surat Edaran yang diterbitkan olah Menteri Agama. Maskipun dalam pelaksanaannya masih seperti biasa.

“Aceh Barat masyarakatnya sangat menjunjung toleransi dan selama ini tidak ada warga yang mengeluhkan suara adzan. Meskipun Kita telah sepakat volume suara adzan tetap seperti biasa, namun Kami mengharapkan kepada Muadzin dalam mengumandangkan adzan haruslah jelas dan bagus sesuai kearifan lokal”, tegas Dandim

Dandim berharap kepada FKUB Aceh Barat untuk menjunjung tinggi sikap saling mengerti, memahami, merawat dan meningkatkan kualitas kerukunan antar umat beragama.

“Jangan jadikan volume suara adzan sebagai sumber perpecahan. Namun jadikan momen ini sebagai pemersatu untuk saling menghormati dan saling menghargai keberagaman”, pesan Dandim.

TerabasNews

Recent Posts

PT TIMAH Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Terdampak Kekeringan di Sungailiat

TerabasNews, BANGKA -- Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat sebagian masyarakat di Kecamatan Sungailiat,…

20 hours ago

DPRD Babel Setujui Dua Raperda, Masukkan Iuran Pertambangan Rakyat untuk Perkuat Pendapatan Daerah

TerabasNews, PANGKALPINANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara resmi menyetujui…

2 days ago

Pemkot Pangkalpinang Luncurkan PKP Smart, Integrasikan Seluruh Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

TerabasNews, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang secara resmi meluncurkan aplikasi unggulan PKP Smart, sebuah platform…

2 days ago

Luncurkan PKP Smart, Diskominfo Pangkalpinang Dorong Transformasi Digital Layanan Publik

TerabasNews, PANGKALPINANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pangkalpinang secara resmi meluncurkan aplikasi PKP…

2 days ago

PT TIMAH Kolaborasi dengan Polda Babel Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bagi Pekerja Tambang

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka…

2 days ago

<em>Kapolda Babel Buka Turnamen Mini Soccer Antar Satker-Jajaran, Ajak Perkuat Sinergi dan Sportivitas di HUT Lalu Lintas ke-71</em>

TerabasNews - Polda Bangka Belitung menggelar pembukaan turnamen mini soccer di Lapangan Bhayangkara Polda Bangka…

2 days ago