Categories: Daerah

Peran Komunitas Keagamaan Dalam Melihat Perubahan Sosial Terhadap Masyarakat Yang Terkena Dampak Covid-19 Di Bangka Belitung

Elda Pariska,  Sosiologi Fakultas ilmu sosial dan ilmu Politik Universitas Bangka Belitung 

TerabasNews – Pada saat ini masyarakat dikejutkan karena adanya virus corona yang membuat perubahan yang cukup besar terhadap bidang kehidupan manusia sehingga menyebabkan berbagai macam permasalahan sosial dan mengharuskan kita untuk menyesuaikan diri dengan keadaan yang berbeda dari sebelumnya. Dalam menangani permasalahan yang tentunya pemerintah memiliki peran yang cukup krusial dan penting sekali agar bisa memutus rantai penyebaran virus corona ini dimana berbagai macam kebijakan telah dilakukan pemerintah namun masih saja penyebaran terus berlanjut bahkan hingga saat ini. Namun menurut saya dibalik itu tentu saja bukan hanya pemerintah yang memiliki peran dalam memutus penyebaran virus corona tentunya masyarakat juga memiliki peran penting juga dalam membantu pemerintah atas permasalahan ini.

Karena cukup kompleks nya permasalah karena adanya covid-19 ini tidak jarang juga masyarakat tergerak hatinya untuk saling membantu satu sama lainnya contohnya ialah yang dilakukan oleh Aksi sosial yang digagas  Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Partai Golkar Bambang Patijaya (BPJ). Aksi tersebut berupa pembagian paket sembako yang menyasar masyarakat kecil dan terdampak Covid-19 di Bangka Belitung (Babel). Kali ini bantuan sembako disalurkan melalui komunitas dan organisasi keagamaan di wilayah Babel yaitu PW Nahdatul Ulama Babel, PW Muhammadiyah Babel, Keuskupan, PGI (Persekutuan Gereja Indoneaia) Babel, Matakin, Permabudhi, PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Babel, dan Pengajian Al-Hidayah. 

Dari gerakan yang dilakukan oleh komunitas ini bisa dilihat baru masih banyak masyarakat yang cukup peduli dengan sesama nya dan juga agama tidak menjadi pembatas kita untuk berbuat baik terhadap sesama masyarakat yang walaupun berbeda latarbelakang agamanya toleransi yang tinggi antara sesama masyarakat Indonesia yang cukup kuat inilah yang bisa membuat Indonesia terkenal akan negara yang ramah dan multikulturalisme. 

Disini peran lembaga agama ataupun komunitas agama sangat lah penting mengingat Indonesia juga merupakan negara keTuhanan Yang Maha Esa ataupun bisa disebut negara yang memiliki toleransi yang cukup tinggi mengenai kepercayaan dari setiap individu karena banyak perbedaan agama ini sehingga peran lembaga cukup penting dalam menjaga kerukunan umat beragama dalam menyelesaikan permasalahan covid-19 ini.

Peran komunitas agama dalam menangani kasus covid tentu lah cukup penting karena agama ikut turut membantu literasi dalam kontribusi menekan dan mencegah penyebaran virus Covid-19. Usaha yang dapat dilakukan bisa melalui tausiyah atau pencerahan yang mendorong masyarakat untuk mau divaksinasi.

Selama pandemi Covid-19 peran lembaga agama menjadi penting, sebab kini terdapat masalah internal dalam diri banyak orang, seperti pemahaman dan keyakinan akan vaksin karena pada saat ini banyak berita hoax seputar vaksin yang kerap kali membuat masyarakat takut Untuk di vaksin. 

Tidak hanya itu saja masih ada juga masyarakat yang percaya bahwasanya memakai masker itu tidak lah diwajibkan dan mereka berpegang teguh bahwa kematian itu milik tuhan dan tidak ada yang tau untuk itulah disni peran komunitas agama dalam mensosialisasikan hal yang baik dan benar kepada masyarakat Indonesia saat ini karena banyak sekali tanggapan yang berbeda-beda dari setiap masyarakat ini karena kepercayaan mereka yang cukup kokoh dan gigih dalam berpendapat. Tidak hanya itu saja jika makin banyaknya komunitas yang bergerak dan bekerjasama dengan pemerintah dalam membangun kedisiplinan masyarakat terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan. (**)

TerabasNews

Recent Posts

Peringatan Bulan K3 Nasional, PT TIMAH Tbk Gelar Berbagai Kegiatan di Seluruh Wilayah Operasional

TerabasNews, PANGKALPINANG -- PT TIMAH Tbk berkomitmen mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten…

10 hours ago

Prof. Albertus Wahyurudhanto Soroti Distorsi Pilkada Langsung akibat Biaya Politik Tinggi

TerabasNews, Jakarta — Guru Besar Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Prof. Dr. Albertus…

15 hours ago

UBB Resmi Lantik Dosen, Pejabat Akademik, dan PPPK Paruh Waktu Tahun 2026

TerabasNews, Bangka - Universitas Bangka Belitung (UBB) mengawali tahun 2026 dengan melantik dosen, pejabat akademik,…

1 day ago

Kepala Dispubadpora Bangka Tengah Resmi Dijabat Zulpan

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Zulpan resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga…

1 day ago

Lantik 105 PNS, Enam Pejabat Eselon II Resmi Duduki Kepala Dinas

TerabasNews, BANGKA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan pengangkatan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil…

1 day ago

Peringati Isra Mi’raj, Kapolres Bangka Selatan<br>Ajak Anggota Tingkatkan Iman

TerabasNews, Bangka Selatan - Polres Bangka Selatan mengelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447…

1 day ago