Categories: Pemprov Babel

Buka Sosialisasi Penyalahgunaan NAPZA, Wagub Abdul Fatah Ingatkan Perlu Kerja Sama

TerabasNews – PANGKALPINANG – Dalam pembukaan osialisasi program Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) tahun 2020, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah ingin semua pihak lebih peduli dengan penyalahgunaan NAPZA.

Membuka secara resmi kegiatan sosialisasi ini, Wagub Abdul Fatah mengatakan bahwa perlu kerja sama semua pihak, baik pemerintah pusat maupun berbagai elemen di daerah hingga masyarakat sendiri.

“Diharapkan semua peserta sosialisasi ini peduli dengan penyalahgunaan NAPZA karena permasalahan ini begitu dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Sosialisasi NAPZA yang diselenggarakan di Fox Haris Hotel Pangkapinang, Rabu (25/11/20), mengundang peserta dari kalangan pelajar/mahasiswa, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, TKSK PSN, hingga Karang Taruna. Selain itu juga mengundang para pasien rehabilitasi untuk menjadi motivasi bagi peserta yang hadir.

Permasalahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) sudah menjadi masalah global yang mengakibatkan dampak buruk di berbagai bidang kehidupan di masyarakat.
Penyalahgunaannya semakin mengkhawatirkan baik penyebab maupun permasalahannya.

Bersama Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama atas pencegahan pemberantasan dan penanggulangan permasalahan penyalahgunaan NAPZA ini, salah satunya dengan melaksanakan kegitan sosialisasi seperti ini.

86% persen penduduk Babel merupakan usia produktif, di antaranya adalah kaum muda yang menurut Wagub Abdul Fatah merupakan usia yang paling rentan terhadap penyalahgunaan NAPZA.

Seirama dengan Kemensos RI, kucuran anggaran APBN dianggap tidak akan cukup menutup semua permasalahan ini. Dalam sambutannya, Septi Eliza, Perwakilan Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA Kemensos RI mengatakan diharapkan pemerintah daerah tetap menganggarkan dalam APBD.

“Saya juga senang, satgas di Babel sudah terbentuk dengan diketuai langsung oleh Gubernur Babel gugusnya. Kami berharap dapat diteruskan satgas yang terbentuk hingga di kecamatan,” ungkapnya.

Kepala BNN Babel yang diwakili Sri Indrawati juga mengatakan hal serupa, bahwa anggaran untuk program rehabilitasi di BNN perlu ditambahkan juga dari APBD Babel sendiri, agar dapat membantu semua pasien rehabilitasi setiap tahunnya.

“Biaya yang dikeluarkan untuk satu kali rehabilitasi tidak sedikit, sehingga pemprov juga perlu melakukan penganggaran untuk program rehabilitasi ini,” ungkapnya. (ndp)

TerabasNews

Recent Posts

Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Selesaikan Persoalan Tata Ruang, IUP, Aset, dan Agraria, Gubernur Babel Buka Persoalan di DPR RI

TerabasNews, Jakarta – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mendorong Komisi II DPR RI bersama…

7 hours ago

BPKP Babel Lakukan Evaluasi Maturitas SPIP Terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan

TerabasNews, TOBOALI — Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan…

10 hours ago

RSUD Kriopanting Bangka Selatan Raih Penghargaan Fasilitas Kesehatan Terbaik Tingkat Cabang BPJS Kesehatan 2026

TerabasNews, Bangka selatan — RSUD Kriopanting yang berlokasi di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, berhasil…

10 hours ago

<em>Polda Babel Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih Ke Warga Desa Kemuja Terdampak Kekeringan</em>

TerabasNews, Polda Bangka Belitung kembali menyalurkan sebanyak 12 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang…

10 hours ago

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, PT TIMAH Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

TerabasNews, JAKARTA -- PT TIMAH (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dalam ajang TOP GRC Awards…

13 hours ago

Enam Tahun Berjuang Melawan Sakit, PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Jaimin

TerabasNews, PANGKALPINANG – Bertahun-tahun menghadapi penyakit infeksi pada bagian dalam gendang telinga membuat Jaimin (57),…

13 hours ago