TerabasNews – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Radmida Dawam mengingatkan peran guru pada masa transisi sistem tatap muka pada sekolah menengah pertama (SMP) yang rencananya akan dimulai pada September mendatang.
“Jadi jika sekolah memang akan dibuka, maka yang perlu menjadi perhatian utama adalah pemberlakuan protokol kesehatan dengan tegas. Jadi guru-guru, sekolah-sekolah harus siap. Persiapan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan. Guru-guru juga harus siap mengawal anak muridnya tetap menggunakan masker dan selalu mencuci tangan, termasuk menjaga jarak aman,” ujarnya di Pangkalpinang, Minggu.
Menurutnya pro dan kontra terhadap suatu kebijakan memang selalu ada. Seperti dikotomi antara orang tua yang ingin anaknya untuk segera bersekolah dan orang tua yang masih khawatir jika anaknya sudah mulai masuk belajar.
“Tapi dengan Bismillah dan dengan niat baik, yang penting kita tidak melanggar aturan, tidak ada permasalahan hukum di dalamnya, maka kita jalani,” katanya.
Dirinya mengusulkan jika pembelajaran tatap muka pada jenjang SMP ini didahului dengan simulasi, dengan asumsi ada peran aktif dari satuan pendidikan (sekolah) untuk melaporkan kepada dinas pendidikan terkait.
“Dalam hal ini kita haru smelihat kesiapan sekolah dan protokol kesehatannya. Sedangkan Disdikbud Kota Pangkalpinang akan mensupervisi kelayakan sekolah-sekolah tersebut,” katanya.(red)
TerabasNews, BANGKA SELATAN - Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan serta…
TerabasNews, BANGKA — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung memastikan kondisi sistem…
TerabasNews, PANGKALPINANG – Memanfaatkan momentum perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Arroyyan-HYR Indonesia menggelar…
TerabasNews, JAKARTA — Di era bisnis modern, tanggung jawab sosial tak lagi sekadar instrumen filantropi…
TerabasNews, PANGKALPINANG, 29 Mei 2026 — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung…
TerabasNews - Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) saat ini tengah memperjuangkan kesejahteraan dosen di Mahkamah Konstitusi…